Tips Memilih Makanan Untuk Penderita Diabetes

Pilihan Makanan Untuk Penderita Diabetes Yang Aman Untuk Di Konsumsi

Makanan Untuk Penderita DiabetesPenderita diabetes terus bertambah, terdapat 380 juta orang di seluruh dunia menderita penyakit diabetes. Dan jumlah itu akan terus bertambah setiap tahunnya, mengingat pola hidup yang tidak sehat akan mempermudah terkena diabetes. Memilih makanan untuk penderita diabetes merupakan pilihan wajib untuk mencegah diabetes. Para penderita diabetes harus berhati hati dalam memilih makanan supaya kadar gula dan glukosa tidak naik. Sebab dengan kadar glukosa yang tinggi setelah anda makan, maka dapat memicu timbulnya penyakit komplikasi. Seperti : Penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah. Resiko penyakit komplikasi bisa di atasi dengan cara menerapkan pola hidup yang sehat dan pilihlah makan untuk penderita diabetes yang aman untuk di konsumsi.

5 Makanan Untuk Penderita Diabetes

Blueberry

Blueberry sangat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes, dikarenakan bluberry mengandung antosianin. Senyawa kimia alami yang mengecilkan sel lemak dan menstimulasi produksi adiponektin, hormon yang mengatur kadar glukosa darah. Meningkatkan kadar adiponektin dapat menjaga kadar gula darah tetap rendah dan meningkatkan sensitifitas tubuh terhadap insulin. American Diabetes Association (ADA) bahkan menyebut blueberry sebagai “Diabetes superfood” karena manfaatnya bagi kesehatan.

Baca juga : Tips Memilih Makanan Untuk Mencegah Kanker

Penelitian yang dilakukan USDA menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi 2 ½ gelas jus bluberry liar setiap hari selama 12 minggu dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah, mengatasi depresi, dan meningkatkan daya ingatnya.

Minyak zaitun (olive oil)

Dari hasil penelitian di Spanyol yang diterbitkan di jurnal “Diabetes Care” menunjukkan bahwa diet ala Mediterania yang menyertakan minyak zaitun dapat mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 hingga hampir 50% dibandingkan diet rendah lemak. Diet dengan minyak zaitun mampu mencegah resistensi insulin, penimbunan lemak perut, dan penurunan adiponektin.

Cokelat hitam

Cokelat kaya akan flavanoid yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin, mengurangi resistensi insulin, mempercepat pengolahan glukosa darah, dan mengurangi keinginan untuk makan berlebih. Namun, tidak semua cokelat memiliki tingkat khasiat yang sama.

Salah satu penelitian dari University of Copenhagen tahun 2008 menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi cokelat hitam akan memiliki keinginan yang lebih rendah untuk makan makanan manis, asin, atau berlemak dibandingkan mereka yang mengonsumsi cokelat susu. Kandungan flavanoid cokelat susu sendiri memang lebih rendah dibandingkan cokelat hitam, sedangkan gula serta lemaknya lebih banyak.

Ikan

Ikan banyak sekali mengandung asam lemak omega-3 yang membantu meredakan peradangan. Banyak penelitian menunjukkan bahwa mereka yang memiliki kadar asam lemak omega-3 tertinggi di dalam darahnya akan mengalami inflamasi lebih rendah. Inflamasi dalam tingkat parah dapat memperburuk diatbetes dan menyebabkan masalah berat badan. Berdasarkan penelitian dari Emory University 2010 lalu, orang-orang yang makan ikan panggang atau kukus akan memiliki risiko terkena stroke lebih rendah hingga 3%. Namun, ikan goreng, ikan cepat saji, dan seafood lain yang digoreng justru dapat meningkatkan risiko terkena penyakit yang sama.

Bayam

Penelitian di Inggris menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih dari satu porsi bayam dalam sehari dan sayuran berdaun hijau lainnya mengalami penurunan risiko hingga 14% dibandingkan mereka yang hanya makan ½ porsi per hari. Pasalnya, sayuran berdaun hijau kaya akan vitamin K serta mineral magnesium, folat, fosfor, potasium, dan seng. Bayam juga mengandung senyawa lutein, zeaxanthin, dan berbagai flavonoid lainnya.

Baca juga : Khasiat Jelly Gamat Gold G Untuk Pengobatan Diabetes